bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:19 WIB

Apindo Soroti Terbatasnya Lapangan Kerja Formal di Tengah Otomatisasi

Redaksi 09 Oktober 2026 16 views
Apindo Soroti Terbatasnya Lapangan Kerja Formal di Tengah Otomatisasi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai pergeseran investasi dan transformasi industri yang mengarah pada otomatisasi serta digitalisasi membatasi penciptaan lapangan kerja formal.

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani mengatakan perubahan investasi, termasuk kehadiran Danantara dan penggunaan mesin otomatis di pabrik, perlu diimbangi dengan persiapan tenaga kerja. Ia menyebut sekitar 38 persen tenaga kerja merupakan lulusan sekolah dasar dan menekankan perlunya pemetaan talenta, peningkatan keterampilan, serta pelatihan ulang.

Menurut Shinta, pemetaan kompetensi dibutuhkan agar tenaga kerja dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan sektor masa depan, seperti semikonduktor, energi terbarukan, dan industri padat karya yang kini menggunakan otomatisasi. Apindo, katanya, berupaya mendekatkan pendidikan vokasi dengan sentra manufaktur untuk menyelaraskan keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri.

Shinta juga menyoroti perlunya penguatan literasi digital di tengah penggunaan teknologi dan kecerdasan buatan di sektor padat karya. Pekerja formal dituntut beradaptasi dengan mesin otomatis yang digunakan di pabrik modern. Ia menilai literasi digital perlu dilakukan secara lebih menyeluruh, bukan secara terpisah-pisah.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.