bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple dilaporkan menjalin kerja sama dengan Google dan Nvidia guna meningkatkan kapabilitas asisten kecerdasan buatan (AI) Siri untuk generasi mendatang. Dalam kolaborasi ini, Apple diprediksi akan sangat bergantung pada chip Blackwell dari Nvidia dan model AI Gemini dari Google.
Perubahan strategi ini cukup menarik mengingat Apple umumnya memilih untuk melakukan diversifikasi atau mengembangkan produknya secara mandiri. Namun, informasi terbaru mengindikasikan bahwa sebagian permintaan Siri akan diproses melalui Google Cloud menggunakan lisensi model Gemini.
Menurut laporan The Information, pusat data Google akan memanfaatkan chip Blackwell B200 dari Nvidia, yang memiliki fitur komputasi rahasia untuk mengenkripsi data selama pemrosesan di chip. Sistem ini diklaim akan tetap memenuhi standar privasi dan keamanan Apple, meskipun beberapa kueri dijalankan di cloud pihak ketiga, bukan pada perangkat atau server Apple.
Masih belum jelas bagaimana sistem server internal Apple yang sebelumnya diumumkan, yaitu Private Cloud Compute, akan terintegrasi dengan peluncuran Siri yang akan datang. Private Cloud Compute, yang diumumkan dua tahun lalu, dirancang untuk menawarkan komputasi berbasis cloud dengan tingkat privasi dan keamanan yang lebih tinggi, dan berjalan pada chip seri Mac Apple.
Apple sebelumnya dikabarkan telah berusaha mendapatkan versi modifikasi Gemini yang dapat berjalan pada sistem server internalnya, namun menghadapi kendala kecepatan. Laporan dari Macrumors menyebutkan bahwa Apple kemungkinan akan tetap mempertahankan merek Private Cloud Compute meskipun ada penyesuaian dalam sistemnya.
Siri generasi terbaru diperkirakan akan diperkenalkan pada acara WWDC 2026 yang dijadwalkan pada 8 Juni, dengan ketersediaan publik kemungkinan bersamaan dengan perilisan sistem operasi terbaru Apple pada bulan September.