bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple dilaporkan tengah bersiap untuk meluncurkan sebuah program layanan penyewaan perangkat. Program yang disebut Apple Upgrade ini akan menawarkan sebuah alternatif baru dalam model kepemilikan produk Apple, memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan perangkat terbaru seperti iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch tanpa harus melakukan pembelian secara langsung.
Menurut informasi dari Bloomberg, program ini akan berjalan melalui skema langganan berbayar dengan opsi pembayaran cicilan dalam jangka waktu tertentu. Kemungkinan besar, Apple akan bekerja sama dengan perusahaan fintech seperti Klarna, yang dikenal dengan layanan pembayaran fleksibelnya, untuk mengintegrasikan program ini.
Durasi penyewaan akan bervariasi tergantung jenis perangkat. Untuk iPhone dan Apple Watch, periode sewa dibatasi hingga 24 bulan atau 2 tahun. Sementara itu, perangkat Mac dan iPad dapat disewa hingga 36 bulan atau 3 tahun.
Setelah masa sewa berakhir, pelanggan memiliki beberapa pilihan. Berdasarkan laporan Android Authority, mereka dapat mengembalikan perangkat, menjadikannya milik permanen dengan biaya tambahan, atau menukarnya dengan model yang lebih baru melalui skema tukar tambah yang juga dikenakan biaya tambahan.
Program Apple Upgrade ini diproyeksikan akan menggantikan program iPhone Upgrade Program yang sudah ada. Meskipun demikian, terdapat perbedaan antara kedua program tersebut, di mana program lama memiliki tenor pembiayaan 24 bulan dengan opsi tukar model baru setelah 12 kali pembayaran dan sudah termasuk perlindungan AppleCare+ with Theft and Loss.
Peluncuran program ini muncul di tengah isu kenaikan harga beberapa lini produk Apple yang disebabkan oleh kelangkaan komponen memori dan chip penyimpanan. Langkah ini dinilai sebagai strategi Apple untuk membantu konsumen meringankan beban kenaikan harga melalui opsi pembayaran cicilan berkala.