bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Apple Uji Coba Chip Memori dari Produsen China untuk Atasi Kelangkaan Pasokan

Redaksi 10 Agustus 2026 7 views
Apple Uji Coba Chip Memori dari Produsen China untuk Atasi Kelangkaan Pasokan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple dikabarkan sedang dalam tahap uji coba penggunaan chip memori yang diproduksi oleh perusahaan China, CXMT. Chip ini rencananya akan digunakan pada beberapa lini produk Apple, termasuk iPhone dan MacBook.

Langkah ini diambil Apple sebagai strategi untuk mengatasi masalah kelangkaan komponen yang semakin parah. Kelangkaan tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan chip yang didorong oleh pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip oleh Reuters, Apple telah menjalin komunikasi awal dengan CXMT terkait potensi pengadaan komponen tersebut. Target awal penggunaan chip dari CXMT adalah pada perangkat yang didistribusikan di pasar China.

CXMT sendiri merupakan produsen chip memori terbesar di China berdasarkan nilai pasarnya. Hingga kini, Reuters belum berhasil melakukan verifikasi independen atas laporan tersebut, dan baik Apple maupun CXMT belum memberikan pernyataan resmi terkait hal ini.

Sebelumnya, CXMT memang dilaporkan tengah menjajaki pembangunan fasilitas produksi chip memori kedua di Beijing guna meningkatkan kapasitas produksinya. Selain Apple, perusahaan teknologi lain seperti HP dan Acer juga dilaporkan telah mulai menggunakan chip memori dari CXMT untuk produk mereka yang dijual di luar Amerika Serikat, sejalan dengan upaya mereka dalam mengatasi keterbatasan pasokan komponen.

Kondisi kelangkaan komponen ini semakin diperparah dengan tingginya kebutuhan chip untuk mendukung kemajuan AI, yang berdampak pada kenaikan harga berbagai perangkat elektronik. Samsung Electronics sendiri memperkirakan kelangkaan chip semikonduktor global akan terus berlanjut hingga tahun 2028 akibat tingginya permintaan dari pusat data AI. Perusahaan tersebut telah menjalin kesepakatan pasokan jangka panjang dengan sejumlah operator pusat data besar, dan diperkirakan kontrak ini akan mencakup sekitar dua pertiga dari total produksi memori mereka.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.