bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Arsenal Perpanjang Kontrak Mikel Arteta Hingga 2030, Klub Juga Usahakan Retensi Pemain Kunci

Redaksi 24 September 2026 11 views
Arsenal Perpanjang Kontrak Mikel Arteta Hingga 2030, Klub Juga Usahakan Retensi Pemain Kunci
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Arsenal telah mencapai kesepakatan verbal dengan pelatih asal Spanyol, Mikel Arteta, untuk memperpanjang masa jabatannya hingga sekitar tahun 2030.

Arteta pertama kali ditunjuk sebagai kepala pelatih pada Desember 2019. Pada September 2024 ia menandatangani perpanjangan kontrak yang akan berakhir pada akhir musim 2026/2027, sementara pembicaraan mengenai kontrak baru mulai berlangsung sejak Mei lalu dan sempat tertunda karena bursa transfer musim panas.

Keputusan memperpanjang Arteta dipengaruhi oleh pencapaian Arsenal pada musim sebelumnya, di mana klub berhasil merebut gelar Premier League dan melaju hingga final Liga Champions, meski akhirnya kalah dari Paris Saint‑Germain lewat adu penalti.

Musim baru dimulai dengan serangkaian kemenangan di semua kompetisi, namun rekor tersebut terhenti ketika Arsenal mengalami kekalahan 0‑3 melawan Brighton pada pertandingan Liga Inggris tanggal 19 September.

Sebelum laga tersebut, Arteta menegaskan bahwa ia tidak khawatir tentang masa depan kontraknya, menyatakan bahwa ia dan klub memiliki ambisi yang selaras sehingga pembicaraan kontrak baru hanya menunggu waktu untuk diselesaikan.

Kontrak baru diperkirakan akan disertai kenaikan gaji yang signifikan; saat ini Arteta menerima sekitar £10 juta per musim, dengan tambahan bonus sebesar £5 juta jika Arsenal lolos ke Liga Champions.

Selain Arteta, Arsenal juga berupaya mempertahankan pemain kunci lainnya, termasuk gelandang Declan Rice yang kontraknya kini memasuki dua tahun terakhir.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.