bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 22:38 WIB

AS Janjikan Dana Rekonstruksi Rp 5 Kuadriliun untuk Iran Jika Patuhi Kesepakatan Damai

Redaksi 16 Juni 2026 15 views
AS Janjikan Dana Rekonstruksi Rp 5 Kuadriliun untuk Iran Jika Patuhi Kesepakatan Damai
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Amerika Serikat menyatakan bahwa Iran berpotensi memperoleh akses dana senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5 kuadriliun untuk keperluan rekonstruksi. Dana ini akan disediakan oleh koalisi negara-negara Teluk, dengan syarat Iran bersedia mematuhi kesepakatan yang telah disepakati.

Wakil Presiden AS, J.D. Vance, dalam keterangannya kepada CBS News pada Senin (15/6/2026), menjelaskan bahwa akses terhadap dana tersebut bergantung pada kepatuhan Iran terhadap kewajibannya. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak mempermasalahkan jika negara-negara di kawasan Teluk memutuskan untuk berinvestasi dalam upaya rekonstruksi di Iran, asalkan Teheran memenuhi komitmennya.

Vance merinci bahwa komitmen tersebut mencakup penghentian program nuklir Iran, penghilangan uranium yang diperkaya, serta keterbukaan penuh terhadap pengawasan dan langkah-langkah penegakan. Tujuannya adalah untuk memberikan keyakinan kepada publik Amerika bahwa Iran tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir.

Pernyataan ini muncul setelah kantor berita semi resmi Iran, Mehr, mengutip naskah nota kesepahaman perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat. Naskah tersebut menyebutkan bahwa Amerika Serikat beserta sekutunya berkewajiban menjamin upaya pemulihan ekonomi Iran dengan nilai minimal 300 miliar dolar AS.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.