bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, atlet yang mewakili Indonesia dalam cabang Teqbal, Pentathlon, dan Triathlon pada Asian Games 2026 telah kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno‑Hatta pada Selasa (22/9) malam.
Tim Indonesia pulang dengan sejumlah prestasi, termasuk medali perak dan perunggu serta pencapaian target yang telah ditetapkan untuk ajang bergengsi tersebut.
Di cabang Teqbal, Yoga Ardika Putra mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil meraih medali perunggu, sementara rekannya Sumaya memperoleh medali perak. "Hasil yang kami capai sudah sesuai dengan target, yaitu membawa pulang medali. Kami bangga dapat meraih medali di ajang sebesar ini," ujar Yoga dengan senyum lebar.
Medali perak dan perunggu menjadi hasil kontingen Teqbal dari Nagoya. Olahraga Teqbal, yang menggabungkan tenis meja dan sepak takraw, baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games.
Prestasi Yoga menambah koleksi Indonesia yang kini memiliki tujuh medali perunggu, sedangkan medali perak Sumaya tercatat sebagai satu-satunya medali perak hingga Rabu (23/9) pagi.
Di cabang modern pentathlon, atlet Indonesia tampil optimal hingga masuk final, namun belum berhasil mengamankan medali. Sekjen Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia, Marsekal Pertama TNI Ridwan Gultom, menyatakan bahwa timnya tetap memperoleh prestasi meski kalah di laga final, mengingat lawan lebih berpengalaman dan tim nasional baru terbentuk dua tahun lalu.
"Secara umum kami sudah memperoleh prestasi. Putri kami menjadi satu‑satunya atlet ASEAN yang masuk final, dan kemampuan seluruh atlet meningkat," kata Ridwan Gultom.
Cabang Triathlon tidak memperoleh medali, namun berhasil memenuhi target Kemenpora untuk berada di lima besar. Pelatih Triathlon, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa tim masih berada pada jalur prestasi meskipun belum membawa pulang medali, dan menyebutkan bahwa kurangnya partisipasi dalam beberapa kompetisi internasional sebelum Asian Games memengaruhi performa.
"Anak‑anak agak kaget, sehingga mengganggu performa, namun kami bersyukur telah memenuhi target Kemenpora. Target individu kami adalah masuk empat besar, dan target keseluruhan lima besar," tambahnya.
Atlet triathlon yang masuk dalam empat besar adalah Martina Ayu Pratiwi pada nomor perseorangan putri, sementara tim estafet campuran menempati peringkat kelima.
Meski hasilnya beragam, setiap cabang berkomitmen untuk mengevaluasi kekurangan dan meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang demi mengharumkan nama bangsa.