bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu Mulai Dari Nol di Ganda Campuran demi Indonesia

Redaksi 17 September 2026 9 views
Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu Mulai Dari Nol di Ganda Campuran demi Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pasangan bulutangkis Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu resmi beralih ke nomor ganda campuran dan harus memulai kembali perolehan poin ranking dari awal.

Sebelumnya, Bagas berkompetisi di ganda putra sementara Apriyani beraksi di ganda putri; namun sistem peringkat BWF mengaitkan poin dengan kombinasi pasangan dan kategori pertandingan, sehingga poin yang telah dikumpulkan di kategori masing‑masing tidak dapat dipindahkan ke ganda campuran.

"Karena poin kami di ganda campuran belum ada, kami harus bekerja ekstra. Hasilnya harus sangat baik, bukan sekadar bagus, karena itu menjadi modal poin kami," ujar Apriyani saat diwawancarai di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (16/9).

Bagas menanggapi, "Untuk tahun depan, kami harus berjuang lebih keras karena ini demi Indonesia juga."

Meskipun harus mengulang dari nol, keduanya menyatakan tidak merasa terbebani dan melihat perubahan ini sebagai tantangan baru. "Ini perubahan dan tantangan baru, jadi mengapa tidak mengambilnya? Saya masih merasa mampu dan ingin terus belajar," kata Apriyani. Bagas menambahkan, "Sektor sebelumnya memang sudah matang, namun kami harus memikirkan kembali cara bermain. Itu tidak masalah, kami siap melaluinya."

Setelah dipasangkan dengan pelatih Nova Widianto, Bagas dan Apriyani menjalani lima hari latihan intensif dan dijadwalkan melakukan debut di turnamen Surabaya International Challenge 2026 yang berlangsung 22‑27 September.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.