bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu mengakui bahwa usia mereka sebenarnya tidak lagi tergolong muda setelah resmi dipasangkan sebagai pasangan ganda campuran.
Gurauan tersebut muncul ketika keduanya ditanya mengenai kekhawatiran memulai karier baru setelah bertahun‑tahun berkompetisi di kategori ganda putra dan ganda putri. Bagas dan Apriyani menjawab dengan santai, menyatakan tidak ada rasa minder dalam menghadapi tantangan baru.
"Enggak sih, enggak sih. Kalau jiwa petarung sih enggak ada kayak gitu. Anggap aja ini tantangan baru, gas lagi pokoknya. Enjoy aja, umur juga masih muda kan, 22 tahun saya," ujar Bagas sambil tersenyum di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (16/9).
"Iya, saya 21 tahun lah sekarang. Tujuh belas malah, iya. Masih muda lah kita, aduh," timpal Apriyani sambil tertawa.
Padahal, berdasarkan tanggal lahir masing‑masing, keduanya berusia 28 tahun; Bagas lahir pada 20 Juli 1998 dan Apriyani pada 29 April 1998.
Mereka baru saja dipasangkan oleh pelatih Nova Widianto untuk kategori ganda campuran. Sebelumnya, Bagas dikenal lewat keberhasilannya bersama Muhammad Shohibul Fikri, termasuk kemenangan di All England 2022 dan menumbangkan pasangan nomor satu dunia asal India di All England 2024.
Sementara Apriyani pernah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 di ganda putri bersama Greysia Polii serta perak di Kejuaraan Dunia BWF 2023.
Kedua atlet mengaku masih dalam proses adaptasi setelah beberapa hari latihan bersama, dengan fokus pada pembangunan kekompakan sebelum mematangkan pola permainan di lapangan.
Bagas dan Apriyani dijadwalkan melakukan debut resmi pada pekan depan dalam ajang Surabaya International Challenge 2026, yang akan digelar di GOR Bulutangkis Soedirman, Surabaya, pada 22–27 September mendatang.