bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) telah menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU) sebagai upaya penguatan pengembangan bisnis. Kemitraan ini dijalin dengan PT Trans Galaxy Orbit Indonesia (Whuush Ojol), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jawa Barat, serta PT Migas Utama Jabar (MUJ).
Menurut informasi dari cnnindonesia.com, kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan kemitraan dan menyediakan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan beragam sektor usaha di Jawa Barat. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Kantor Pusat bank bjb di Bandung, dihadiri oleh jajaran pimpinan bank bjb dan perwakilan dari ketiga mitra tersebut.
Melalui kerja sama ini, bank bjb memperkuat sinergi antara sektor perbankan, dunia usaha, ekonomi digital, dan industri strategis. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem ekonomi daerah yang lebih terintegrasi.
Dalam keterangan tertulisnya, bank bjb menyatakan bahwa ketiga kerja sama tersebut merupakan langkah nyata dalam memperluas kolaborasi bisnis dan menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi berbagai sektor usaha di Jawa Barat. Selain layanan perbankan, bank bjb juga berkomitmen mendukung kebutuhan pelaku usaha melalui akses pembiayaan, pengelolaan dana, layanan transaksi, digitalisasi pembayaran, serta edukasi dan literasi keuangan.
Salah satu kemitraan terjalin dengan Whuush Ojol, penyedia layanan transportasi dan pengiriman berbasis aplikasi yang memiliki sekitar 71.000 mitra pengemudi. Kesepakatan ini mencakup pemanfaatan produk dan layanan perbankan, pengelolaan rekening untuk payroll, penggunaan dompet digital Digi Cash, serta integrasi sistem aplikasi Whuush Ojol dengan sistem perbankan bank bjb. Diharapkan, kolaborasi ini akan meningkatkan transaksi digital dan mempermudah mitra pengemudi dalam mengakses layanan keuangan formal melalui infrastruktur digital bank bjb.
Kemitraan selanjutnya dilakukan bersama KADIN Provinsi Jawa Barat yang berfokus pada pendampingan pengembangan dunia usaha dan investasi, serta pemanfaatan produk dan layanan perbankan bagi anggota KADIN. Kedua pihak akan mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi pengembangan bisnis dan literasi layanan perbankan, guna memperluas akses pelaku usaha terhadap layanan keuangan formal. Ruang lingkup kerja sama ini meliputi layanan giro, tabungan, deposito, DPLK, fasilitas pembiayaan, layanan transaksi perbankan, serta potensi pemberian kredit produktif bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.
Kemitraan dengan MUJ, perusahaan milik Pemerintah, difokuskan pada pemanfaatan produk dan layanan perbankan untuk mendukung pengembangan bisnis kedua institusi.