bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Bank Mandiri Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berfungsi Pascagempa NTT

Redaksi 18 Agustus 2026 2 views
Bank Mandiri Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berfungsi Pascagempa NTT
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Bank Mandiri terus berupaya memastikan layanan perbankannya tetap dapat diakses oleh masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8).

Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo ini telah menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan serta gangguan pada jaringan listrik dan telekomunikasi, yang berdampak pada sejumlah layanan publik.

Regional CEO Region XI Bank Mandiri, Alexander Jonathan Patty, menyatakan bahwa fokus perusahaan tidak hanya pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada kelangsungan operasional layanan perbankan bagi nasabah di wilayah terdampak.

Alexander menambahkan, tim internal Bank Mandiri secara aktif memantau kondisi pegawai dan operasional cabang di daerah yang terkena dampak gempa. Hal ini bertujuan agar layanan bagi nasabah tetap dapat diandalkan selama masa pemulihan.

Perhatian terhadap keberlangsungan layanan ini mencakup beberapa wilayah yang terdampak langsung, termasuk Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo), Kabupaten Sikka (Maumere), Kabupaten Manggarai (Ruteng), Kabupaten Ende (Ende), Kabupaten Ngada (Bajawa), dan Kabupaten Flores Timur (Larantuka).

Selain menjaga kelangsungan layanan, Bank Mandiri juga memberikan bantuan kemanusiaan melalui program Mandiri Peduli Gempa NTT. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terkena musibah.

Alexander menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami masyarakat NTT dan menegaskan bahwa melalui program Mandiri Peduli, bersama relawan Bank Mandiri, pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan aman, sejalan dengan semangat gotong royong.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan mendesak seperti tenda, matras, dan selimut, serta kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, dan gula.

Relawan Bank Mandiri juga turut memberikan dukungan operasional posko pengungsian dan logistik bagi petugas tanggap darurat di lokasi terdampak.

Penanganan bencana ini juga melibatkan sinergi antarBadan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara, yang bertujuan untuk mempercepat respons dan pemulihan pascabencana secara terintegrasi.

Alexander menyatakan bahwa kolaborasi ini memungkinkan optimalisasi sumber daya antarBUMN di lapangan, mulai dari penyaluran bantuan hingga dukungan pemulihan infrastruktur vital, sehingga penanganan dampak gempa dapat berjalan lebih menyeluruh.

Sinergi ini diharapkan dapat mempertegas peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

Seluruh aksi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri, yang secara berkelanjutan mempercepat penyaluran bantuan di wilayah rawan bencana sebagai kontribusi perusahaan dalam ekosistem penggerak ekonomi nasional.

Alexander menegaskan bahwa program Mandiri Peduli akan terus berlanjut seiring dengan pemantauan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk kesiapan layanan perbankan yang krusial bagi pemulihan aktivitas ekonomi warga.

Alexander menutup pernyataannya dengan harapan agar masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta komitmen Bank Mandiri untuk terus mendampingi hingga kondisi berangsur pulih.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.