bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, menjelaskan alasan belum dibukanya ratusan lowongan pekerjaan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Menurutnya, pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena proses rekrutmen tersebut akan mengikuti mekanisme seleksi nasional Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Djaka menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat terlepas dari sistem nasional yang telah berlaku. Ia belum dapat memberikan kepastian mengenai waktu pembukaan rekrutmen lulusan SMA tersebut karena masih menunggu proses rekrutmen nasional berjalan. Rekrutmen untuk lulusan SMA akan dibuka seiring dengan berjalannya sistem seleksi nasional CPNS.
Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin, sempat menyoroti kekurangan sumber daya manusia (SDM) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, terutama di sejumlah pelabuhan utama. Menanggapi hal ini, Djaka menegaskan bahwa Bea Cukai akan tetap melakukan rekrutmen melalui sistem nasional meskipun terdapat kebutuhan mendesak akan personel.
Kebutuhan akan lulusan SMA untuk mengisi posisi operasional di lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebelumnya telah diungkapkan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menyatakan bahwa sekitar 380 lulusan SMA dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga operasional di lapangan yang dinilai mendesak. Proses rekrutmen ini sebelumnya masih menunggu persetujuan formal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh KemenPANRB dan BKN.