bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:33 WIB

BMKG Identifikasi Kabupaten Bantul sebagai Daerah Tanpa Hujan Terlama Selama El Nino 2026

Redaksi 22 September 2026 16 views
BMKG Identifikasi Kabupaten Bantul sebagai Daerah Tanpa Hujan Terlama Selama El Nino 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Indonesia selama periode El Nino 2026, yakni mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyatakan bahwa fenomena kekeringan ekstrem ini kini meluas ke jaringan pengamatan iklim di 25 provinsi, dengan banyak stasiun melaporkan HTH berurutan melebihi 60 hari. Rekor terpanjang saat ini tercatat di Bantul dengan 131 hari tanpa hujan.

Menurut Ardhasena, penyebab utama meluasnya periode tanpa hujan adalah El Nino kategori sangat kuat di Samudra Pasifik, di mana anomali suhu permukaan laut pada wilayah Nino 3.4 selama Juli‑September 2026 mencapai +2,63°C.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada 556 Zona Musim (ZOM), setara dengan 61,91% luas daratan Indonesia, yang hingga kini masih berada dalam fase kemarau panjang. Bahkan, 98 dari 110 ZOM yang biasanya berstatus basah sepanjang tahun beralih menjadi zona kemarau.

Walaupun El Nino diproyeksikan berlanjut hingga kuartal pertama 2027, BMKG memperkirakan intensitas kekeringan akan berkurang secara bertahap seiring masuknya awal musim hujan. Awal hujan diperkirakan dimulai pada November 2026, mencakup 185 ZOM (24,66% luas daratan), diikuti oleh Desember 2026 dengan 266 ZOM (17,31% luas daratan).

Secara keseluruhan, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM (69,76% luas daratan) diprediksi berada pada kategori normal. Puncak musim hujan diproyeksikan terjadi secara bergelombang, dimulai Desember 2026 di 155 ZOM (36,94% daratan), berlanjut Januari 2027 di 162 ZOM (25,68% daratan), dan Februari 2027 di 190 ZOM (16,79% daratan).


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.