bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:59 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Sedang hingga Lebat di Beberapa Wilayah pada 14 September 2026

Redaksi 14 September 2026 12 views
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Sedang hingga Lebat di Beberapa Wilayah pada 14 September 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk periode 13 hingga 15 September 2026, dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada Senin, 14 September.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menandai wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Kepulauan Riau sebagai daerah berstatus "Waspada" karena berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG juga menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori "Siaga" atau "Awas" pada hari tersebut, artinya tidak ada daerah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Menurut analisis dasarian I September 2026, sekitar 80,7 % wilayah Indonesia atau 564 Zona Musim (ZOM) masih berada dalam fase musim kemarau, sehingga curah hujan di mayoritas wilayah diperkirakan tetap pada level rendah hingga menengah.

Curah hujan rendah diproyeksikan masih mendominasi sebagian besar Sumatra selatan, seluruh Pulau Jawa, sebagian besar Bali‑Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta sebagian besar Papua, sehingga kondisi kering diperkirakan akan berlanjut.

Meski begitu, potensi hujan masih ada di sejumlah daerah, antara lain sebagian Sumatra, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, serta wilayah pegunungan dan Papua.

Potensi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, serta terbentuknya zona perlambatan dan pertemuan angin di beberapa wilayah Indonesia, yang bersama kondisi atmosfer labil di sebagian Sumatra dan Papua mendukung pembentukan awan hujan.

Sementara wilayah dengan curah hujan rendah tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta penyebaran asap.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.