bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:10 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Akhir Pekan Ini

Redaksi 12 Juli 2026 17 views
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Akhir Pekan Ini
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi pada periode 11 hingga 13 Juli 2026. Meskipun cuaca kering semakin mendominasi dan curah hujan secara umum berkurang di sebagian besar wilayah Indonesia, potensi hujan lebat secara lokal tetap perlu diwaspadai.

Menurut prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 7-13 Juli yang dirilis BMKG, sekitar 72,19 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan rendah, sementara 27,80 persen lainnya berada pada kategori menengah. Tidak ada wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi maupun sangat tinggi pada periode tersebut.

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG mengidentifikasi lima wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat pada hari ini, Minggu (12/7). Kelima wilayah tersebut meliputi Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. BMKG menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, apalagi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Kondisi kering yang semakin dominan ini terlihat di sebagian besar Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Namun, potensi hujan kategori menengah masih patut diwaspadai di beberapa area, seperti sebagian Sumatra bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian utara, sebagian Maluku, serta wilayah pegunungan Papua.

Dinamika atmosfer turut berperan dalam memicu potensi hujan ini. Aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) pada fase 7 berpotensi memengaruhi wilayah pesisir utara Aceh. Selain itu, Gelombang Kelvin diprakirakan aktif di Kepulauan Riau, pesisir utara Riau, Kalimantan, pesisir selatan Jawa, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, hingga Papua Barat Daya.

Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprediksi berpotensi mempengaruhi kondisi atmosfer di Sumatra Selatan, Lampung, Jawa bagian barat, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah tersebut tetap memiliki peluang untuk mengalami pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Lebih lanjut, BMKG melaporkan adanya sirkulasi siklonik yang diprediksi aktif di sekitar pesisir Sumatra Selatan dan pesisir barat Sumatra. Fenomena ini berpotensi membentuk daerah perlambatan dan belokan angin. Pola serupa juga diperkirakan terbentuk di Sumatra Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat. Faktor-faktor atmosfer ini dapat meningkatkan pengangkatan massa udara dan mendukung pembentukan awan hujan, sehingga tetap ada potensi hujan di sejumlah wilayah meskipun Indonesia sedang berada dalam periode musim kemarau.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.