bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 08:45 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

Redaksi 01 Juli 2026 4 views
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pada periode 29 Juni hingga 1 Juli.

Menurut BMKG, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat dan berstatus Waspada antara lain Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, serta berbagai daerah di Papua. Tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat (Siaga) maupun sangat lebat hingga ekstrem (Awas) pada hari ini.

Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan masih berada dalam kategori curah hujan rendah, menandakan pengaruh musim kemarau yang mulai meluas, BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer pada skala regional dan lokal masih cukup aktif. Hal ini berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah area.

Prakiraan BMKG untuk periode 30 Juni-6 Juli menyebutkan wilayah dengan curah hujan rendah meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, sebagian Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, serta Banten hingga Nusa Tenggara Timur. Pola serupa juga diprakirakan terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan masih berpengaruh di sekitar Samudra Hindia barat Sumatra, Maluku, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Laut Arafuru. Kondisi ini didukung oleh Gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif di Samudra Hindia barat Sumatra, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, dan Samudra Pasifik utara Maluku, serta Gelombang Kelvin yang signifikan di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Faktor pendukung lain adanya peluang hujan di tengah musim kemarau adalah terbentuknya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatra Barat, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem ini menciptakan daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di beberapa perairan dan pesisir. Selain itu, kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah menunjukkan labilitas yang mendukung proses konveksi. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.