bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:51 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia pada 21 Agustus 2026

Redaksi 21 Agustus 2026 1 views
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia pada 21 Agustus 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pada hari Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut informasi dari cnnindonesia.com, BMKG menyatakan bahwa Sumatera Utara dan Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, yang dikategorikan sebagai status 'Waspada'. Peringatan dini ini berlaku untuk periode 20-22 Agustus 2026.

Dalam rilisnya, BMKG menginformasikan bahwa tidak ada wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat (status 'Siaga') maupun hujan sangat lebat hingga ekstrem (status 'Awas') pada tanggal tersebut.

Lebih lanjut, laporan dari cnnindonesia.com mengutip BMKG bahwa untuk periode dasarian II Agustus hingga dasarian I September 2026, curah hujan di Indonesia secara umum diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah. Wilayah yang berpeluang mengalami curah hujan rendah (kurang dari 50 mm per dasarian) meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh El NiƱo dengan intensitas sangat kuat dan IOD positif, yang cenderung mengurangi pasokan uap air ke Indonesia dan mempertahankan kondisi atmosfer yang relatif kering. Meskipun demikian, pengaruh fenomena tersebut tidak merata di seluruh wilayah, karena dinamika atmosfer regional dan lokal masih dapat mendukung pembentukan awan hujan di beberapa daerah.

Dalam sepekan ke depan, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan berada di sebagian besar Sumatera, Kalimantan bagian barat dan utara, serta Papua bagian utara dan barat. Selain itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian besar Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan, sementara Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi berpropagasi di sebagian Kalimantan bagian utara dan timur. Aktivitas gelombang atmosfer ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah yang didukung oleh konvergensi angin, kelembaban, dan labilitas atmosfer lokal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.