bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Sabtu (26/9). Untuk periode akhir September hingga awal Oktober 2026, curah hujan di sebagian besar wilayah diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni sekitar 0–150 milimeter per dasarian.
BMKG menyebut dinamika atmosfer yang diprediksi aktif dapat meningkatkan pembentukan awan hujan secara regional dalam beberapa hari mendatang. Aktivitas konvektif berpotensi menguat di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta perairan di sekitarnya.
Potensi tersebut berkaitan dengan MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan sirkulasi siklonik yang diprakirakan membentuk area perlambatan serta pertemuan angin. Sirkulasi itu diperkirakan berada di Laut Cina Selatan sebelah timur Vietnam, Samudra Pasifik di timur Filipina, dan wilayah utara Papua.
Labilitas atmosfer lokal yang kuat serta kecepatan angin permukaan yang meningkat hingga lebih dari 25 knot turut mendukung potensi hujan dan angin kencang di sejumlah wilayah secara lokal.