bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia pada hari ini, Minggu (9/8). Meskipun musim kemarau telah meluas, BMKG menjelaskan bahwa hujan masih mungkin terjadi karena beberapa faktor.
Menurut BMKG, aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang melintasi Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara bagian selatan, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat, dan Papua Barat bagian barat menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di wilayah Sumatra bagian tengah hingga selatan, Aceh bagian utara, Kalimantan Utara bagian utara, NTT, Maluku Utara, Maluku bagian selatan, serta Pulau Papua bagian tengah hingga selatan.
Faktor lain yang berkontribusi adalah filter spasial MJO yang diperkirakan melintasi Pulau Sumatra, Banten bagian barat, Papua Barat Daya, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara. BMKG juga mencatat adanya pembentukan Pusat Tekanan Rendah di Samudra Hindia barat Bengkulu. Fenomena ini menciptakan daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Hindia barat daya Sumatera Barat - Bengkulu dan sekitarnya, yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah terdampak.