bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 01:41 WIB

BMKG Prediksi Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Redaksi 12 Juni 2026 11 views
BMKG Prediksi Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari ini, Jumat (12/6). Peringatan ini merupakan bagian dari prakiraan cuaca periode 11-13 Juni 2026.

Menurut BMKG, beberapa daerah seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yang dikategorikan berstatus Siaga. Sementara itu, wilayah lain seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat diprediksi akan diguyur hujan sedang hingga lebat, dengan status Waspada.

BMKG juga menyatakan bahwa tidak ada wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem atau berstatus Awas pada hari ini. Daftar lengkap wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang mencakup; Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa meskipun fase hangat ENSO masih berlangsung dan berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, faktor-faktor atmosfer regional dan lokal tetap berperan signifikan dalam meningkatkan peluang hujan. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan tidak terlalu berpengaruh terhadap Indonesia dalam sepekan ke depan, namun sinyal konvektifnya masih berpotensi bertahan di sebagian wilayah Papua. Gelombang Kelvin diprediksi melintasi sebagian Sumatra Utara dan Selatan, sementara Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi aktif di berbagai wilayah dari Papua hingga Jawa. Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias diperkirakan membentuk daerah konvergensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Labilitas atmosfer yang tinggi juga diprediksi mendukung pertumbuhan awan konvektif secara intensif di skala lokal di banyak wilayah.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.