bytedaily - Melansir laporan dari forbes.com, Boston Dynamics telah meluncurkan generasi kelima robot humanoid Atlas yang diklaim memiliki penyederhanaan kompleksitas hingga hampir sepuluh kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Penyederhanaan ini mencakup pengurangan jumlah komponen dan komponen unik, yang berujung pada proses manufaktur yang lebih cepat dan sederhana.
Alberto Rodriguez, Direktur Perilaku Robot untuk Atlas, menjelaskan bahwa pengurangan kompleksitas ini secara signifikan meningkatkan keandalan dan menurunkan biaya produksi. Kemudahan manufaktur ini menjadi kunci bagi Boston Dynamics, yang kini dimiliki oleh Hyundai, untuk mewujudkan rencana produksi massal. Hyundai berencana untuk memproduksi setidaknya 30.000 unit Atlas per tahun, yang menunjukkan pergeseran fokus dari produk mahal menjadi solusi yang dapat diskalakan secara komersial.
Rodriguez juga menyoroti keunggulan kaki dibandingkan roda pada robot humanoid untuk lingkungan industri. Ia menyatakan bahwa kompleksitas mekanisnya sebanding, namun kemampuan manuvernya jauh lebih unggul. Evolusi strategis ini bertujuan untuk menjadikan Atlas lebih menarik bagi pelanggan potensial, dengan harapan dapat bertransisi dari sekadar pencapaian teknologi tinggi menjadi solusi yang layak secara komersial dan mampu diproduksi dalam skala besar.