bytedaily - Bola-bola berwarna cerah yang terlihat menggantung di bentangan kabel listrik dan telekomunikasi di sepanjang jalan raya ternyata memiliki fungsi penting terkait keselamatan penerbangan. Benda yang disebut bola penanda penerbangan atau penanda bola ini berfungsi untuk memperingatkan pesawat kecil seperti pesawat terbang dan helikopter akan keberadaan kabel di area di mana pilot mungkin terbang rendah dan berisiko.
Menurut laporan jalopnik.com, penanda penerbangan ini biasanya berwarna kuning terang, oranye, atau putih, dengan warna oranye yang paling umum karena memberikan kontras yang jelas terhadap sebagian besar lanskap alam. Ukuran bola-bola ini cukup besar, dengan diameter rata-rata hingga 36 inci dan berat antara 10 hingga 25 pon. Ukurannya yang besar ini menegaskan bahwa benda tersebut bukanlah bola pantai atau bola basket.
Fungsi utama bola penanda penerbangan adalah untuk menandai kabel di lokasi-lokasi yang berpotensi berbahaya bagi penerbangan, seperti di jalur pegunungan dan jalan raya yang dekat dengan bandara atau lapangan terbang. Kabel listrik bisa menjadi hampir tidak terlihat dari perspektif pilot terhadap medan, dan tabrakan dengan kabel dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi pesawat.
Pemasangan bola penanda ini, terutama pada kabel yang sudah terpasang, seringkali membutuhkan helikopter. Meskipun struktur menara pendukung kabel bisa mencapai ketinggian 200 kaki dan tidak selalu mudah diakses, pemasangan bola penanda seringkali dilakukan oleh kru menggunakan helikopter. Setiap bola dibagi menjadi dua bagian dan dijepitkan pada kabel listrik dengan interval sekitar 200 kaki, sesuai mandat dari Federal Aviation Administration (FAA).
Pemasangan dilakukan dengan hati-hati, menggunakan bor magnetik atau kunci pas untuk mengencangkan cangkang berengsel dan mengikatkan kawat spiral pada konduktor tanpa merusak kabel. Untuk memastikan daya tahan, bola penanda umumnya terbuat dari plastik yang kuat atau fiberglass, material yang dirancang tahan cuaca dan memiliki umur pakai yang panjang.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.