bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Badan Pusat Statistik (BPS) menekankan bahwa kejujuran masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait aktivitas ekonomi menjadi faktor krusial bagi kesuksesan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memberikan data yang sebenarnya ketika petugas sensus melakukan pendataan.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa keberhasilan sensus ini merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Ia menambahkan bahwa kesuksesan juga diukur dari kelengkapan data, di mana tidak ada satupun usaha atau rumah tangga yang terlewat dalam proses pendataan.
Amalia menekankan pentingnya pencatatan setiap aktivitas ekonomi, sekecil apapun, karena memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, daerah, hingga tingkat provinsi. Ia juga mengapresiasi dan memberikan semangat kepada 8.619 petugas sensus yang akan bertugas di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, menyebut mereka sebagai ujung tombak keberhasilan.
Lebih lanjut, BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas. Data ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi, penguatan daya saing daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan petugas sensus diharapkan dapat menyajikan gambaran utuh perekonomian Lampung yang menjadi fondasi pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan.