bytedaily - Melansir laporan dari Simply Wall St, para investor real estate investment trusts (REITs) tengah menghadapi berbagai tantangan makroekonomi. Tekanan ini meliputi kebuntuan kebijakan perumahan, kenaikan biaya energi, serta beban anggaran rumah tangga akibat premi perawatan kesehatan dan tarif yang lebih tinggi. Screener REITs yang digunakan dalam analisis ini berfokus pada perusahaan besar di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru yang memiliki neraca keuangan kuat, karakteristik dividen yang baik, serta keterkaitan langsung dengan properti penghasil pendapatan.
Artikel ini mengulas tiga saham yang dinilai paling terdampak oleh berita terbaru mengenai perumahan, inflasi, dan belanja konsumen, serta potensi pengaruh katalis-katalis tersebut terhadap peluang investasi.
Salah satu REIT yang dianalisis adalah Modiv Industrial (MDV). Perusahaan ini merupakan REIT yang dikelola secara internal dan berfokus pada akuisisi serta kepemilikan properti industri manufaktur dengan satu penyewa di bawah perjanjian sewa jangka panjang. Portofolio Modiv Industrial menitikberatkan pada aset krusial yang vital bagi kelangsungan produksi dan distribusi pelanggan di rantai pasok Amerika Serikat. Seluruh pendapatan Modiv Industrial yang diperkirakan mencapai US$47,0 juta berasal dari aktivitas kemitraan properti di Amerika Serikat. Dengan kapitalisasi pasar sebesar US$207,8 juta, Modiv Industrial dapat menarik bagi investor yang mencari eksposur real estat yang lebih terkait dengan tulang punggung manufaktur AS daripada sentimen konsumen. Saham ini dinilai terjangkau jika dibandingkan dengan perkiraan nilai wajarnya dan prospek arus kasnya. Namun, REIT ini masih merugi dan sepenuhnya bergantung pada pinjaman berisiko tinggi untuk pendanaan, sehingga profitabilitas masa depan dan biaya bunga menjadi perhatian utama. Imbal hasil dividen yang mendekati 7% menambah daya tarik pendapatan, namun cakupan dari laba yang tipis membuat keberlanjutan pembayaran dividen menjadi pertimbangan penting. Selain itu, akuisisi saham seluruhnya oleh Global Net Lease dan rencana pelunasan utang dapat membentuk kembali profil risiko dan potensi imbal hasil bagi pemegang saham Modiv saat ini.
REIT lain yang dibahas adalah Asset Plus (NZSE:APL). Sebelumnya dikenal sebagai The National Property Trust, perusahaan ini berbasis di Selandia Baru dan memiliki serta berinvestasi dalam berbagai jenis bangunan ritel, komersial, dan industri di kota-kota utama seperti Auckland, Wellington, Napier, dan Christchurch. Hal ini memberikan investor eksposur terhadap properti penghasil pendapatan di pasar lokal tersebut. Seluruh pendapatan Asset Plus yang diperkirakan mencapai NZ$6,6 juta berasal dari pendapatan properti investasi di Selandia Baru. Dengan kapitalisasi pasar NZ$57,2 juta, Asset Plus berada di persimpangan antara kondisi perumahan yang ketat dan permintaan sewa. Eksposur terhadap properti residensial dan campuran dapat menguntungkan ketika kepemilikan rumah menjadi lebih sulit dan para penyewa tetap berada dalam pasar sewa untuk jangka waktu yang lebih lama.