bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 23:31 WIB

BRI Catat Penyaluran Kredit Program Perumahan Terbesar Capai Rp9,21 Triliun

Redaksi 06 Juni 2026 12 views
BRI Catat Penyaluran Kredit Program Perumahan Terbesar Capai Rp9,21 Triliun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk telah menjadi bank penyalur Kredit Program Perumahan (KPP) terbesar di Indonesia per tanggal 25 Mei 2026. Realisasi penyaluran KPP oleh BRI mencapai Rp9,21 triliun, yang setara dengan 54,6 persen dari total realisasi KPP nasional.

Capaian ini disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait dengan Direktur Utama BRI Hery Gunardi di Kantor Pusat BRI, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pembiayaan perumahan rakyat, termasuk dukungan terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Secara keseluruhan, realisasi KPP nasional hingga 25 Mei 2026 tercatat sebesar Rp16,86 triliun. Angka ini terbagi menjadi pembiayaan sisi pasokan (supply) sebesar Rp4,87 triliun untuk 1.875 debitur, dan sisi permintaan (demand) sebesar Rp11,99 triliun untuk 78.001 debitur.

Rincian penyaluran KPP oleh BRI sebesar Rp9,21 triliun mencakup pembiayaan sisi supply senilai Rp1,10 triliun kepada 752 debitur, serta sisi demand senilai Rp8,10 triliun kepada 65.576 debitur.

Menteri PKP RI Maruarar Sirait mengapresiasi kinerja BRI yang dinilai sangat berperan dalam mendukung program pembiayaan perumahan nasional dan menggerakkan ekonomi melalui sektor perumahan. Ia menyebutkan bahwa BRI telah menambah kuota penyaluran KPP dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun pada tahun 2026 karena plafon awal telah terserap seluruhnya. Bahkan, sejak awal Mei 2026, BRI telah melampaui plafon awal Rp8 triliun.

Untuk memenuhi tingginya kebutuhan pembiayaan, BRI terus melakukan sosialisasi program KPP di berbagai daerah sepanjang 2026. Beberapa lokasi sosialisasi yang disebutkan antara lain Sorong (Papua Barat Daya) dengan realisasi 610 debitur senilai Rp258,9 miliar, Tangerang (Banten) sebanyak 255 debitur senilai Rp202,4 miliar, Majalengka (Jawa Barat) sebanyak 499 debitur senilai Rp151,98 miliar, dan Pontianak (Kalimantan Barat) sebanyak 130 debitur senilai Rp59,23 miliar.

Selain KPP, BRI juga memperkuat dukungannya pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi. Pada tahun 2025, BRI berhasil merealisasikan 32.206 unit, mendekati target 33 ribu unit. Untuk tahun 2026, target FLPP BRI meningkat menjadi 60 ribu unit, naik 81,8 persen dari target tahun sebelumnya. Hingga 25 Mei 2026, realisasi akad FLPP BRI telah mencapai 12.500 unit.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa jangkauan jaringan BRI yang luas di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 7.500 titik layanan, mendukung pemerataan akses pembiayaan perumahan hingga ke berbagai daerah. BRI juga siap mendukung penguatan skema pembiayaan perumahan yang diusung pemerintah, termasuk opsi tenor pembiayaan yang lebih panjang hingga 40 tahun.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.