bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:40 WIB

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027 Berdasarkan Tiga Kriteria Kalender Hijriah

Redaksi 23 September 2026 8 views
BRIN Prediksi Awal Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027 Berdasarkan Tiga Kriteria Kalender Hijriah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan bahwa Ramadan atau Bulan Puasa tahun 1448 Hijriah akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2027.

Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa perhitungan astronomi menunjukkan bahwa pada maghrib 7 Februari 2027, tiga kriteria utama kalender Hijriah—MABIMS, Turki (atau Kalender Hijriah Global Tunggal, KHGT), serta Ummul Quro Arab Saudi—sudah terpenuhi, sehingga masing‑masing menetapkan 1 Ramadan pada 8 Februari 2027.

Kalender KHGT Muhammadiyah yang telah diterbitkan juga mencantumkan tanggal tersebut sebagai hari pertama Ramadan. Namun, perlu dicatat bahwa hasil perhitungan ini belum menjadi keputusan resmi pemerintah Indonesia.

Thomas menambahkan bahwa praktik rukyat (pengamatan hilal) yang dilakukan di Indonesia maupun Arab Saudi tetap dapat menghasilkan penetapan yang berbeda dari tanggal yang tertera dalam kalender.

Kriteria MABIMS yang dipakai di Indonesia mensyaratkan tinggi Bulan minimal 3 derajat dan elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat pada saat matahari terbenam. Sementara kriteria Turki dalam KHGT menuntut tinggi Bulan minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat pada waktu yang sama. Kalender Ummul Quro mengacu pada posisi Bulan di atas ufuk saat matahari terbenam di Arab Saudi.

Berbagai perbedaan kriteria tersebut biasanya menghasilkan tanggal awal Hijriah yang tidak seragam, namun untuk Ramadan 1448 H kondisi pada 7 Februari 2027 secara kebetulan memenuhi ketiga kriteria, sehingga semua mengarah pada 8 Februari sebagai awal puasa.

Untuk penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal 1448 H, perbedaan kriteria kembali muncul. Menurut perhitungan Thomas, pada maghrib 8 Maret 2027, kriteria MABIMS belum terpenuhi di Indonesia, sehingga 1 Syawal diperkirakan jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027. Sebaliknya, kriteria Turki/KHGT serta Ummul Quro telah terpenuhi pada tanggal yang sama, menandakan 1 Syawal pada Selasa, 9 Maret 2027.

Dengan demikian, meskipun Ramadan 1448 H diprediksi dapat dimulai bersamaan pada 8 Februari, tanggal Idul Fitri berpotensi berbeda satu hari tergantung pada kriteria yang diterapkan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.