bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Perum Bulog menjalin kerja sama dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Seluruh Indonesia (Perpadi) untuk memproses 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Tujuan utama kolaborasi ini adalah untuk mempercepat konversi stok beras pemerintah menjadi beras komersial, sekaligus turut berkontribusi pada upaya swasembada pangan nasional.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa Bulog tidak memiliki kapasitas untuk mengolah 2 juta ton CBP secara mandiri dalam rentang waktu yang efektif, yaitu sekitar empat bulan. Oleh karena itu, menggandeng Perpadi yang memiliki jaringan penggilingan padi luas di berbagai wilayah menjadi solusi strategis.
Rizal menjelaskan bahwa proses pengolahan akan menggunakan skema 'rice to rice', mengubah beras yang tersimpan di gudang Bulog menjadi beras komersial, baik jenis premium maupun medium. Proses ini akan melibatkan penggilingan padi yang memenuhi standar kualitas untuk memastikan produk akhir siap dipasarkan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Rizal menambahkan bahwa kerja sama antara Bulog dan Perpadi bukanlah hal baru. Kemitraan ini telah terjalin sejak program penyerapan gabah pada tahun sebelumnya dan terus berlanjut hingga kini, mendukung pencapaian target serapan beras nasional.