bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Pertamina (Persero) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, secara langsung mendatangi wilayah terdampak untuk memantau kondisi warga dan menyerahkan bantuan.
Kunjungan Simon ke Flores bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia memimpin upacara HUT RI di Fuel Terminal (FT) Reo, NTT, yang juga merupakan salah satu area operasional Pertamina dan terdampak gempa. Simon menyatakan, atas nama seluruh keluarga besar Pertamina, pihaknya menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dan keprihatinan kepada masyarakat yang terkena dampak.
Menurut Simon, sesuai arahan Presiden, Pertamina hadir untuk mendukung percepatan penanganan bencana dengan memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Pertamina Group merespons gempa magnitudo 7,7 ini dengan dua fokus utama: menjaga ketersediaan energi dan membantu pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa Pertamina terus mengerahkan sumber daya dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi energi dan bantuan kemanusiaan berjalan lancar. Pemulihan sarana dan layanan energi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan, sementara bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Baron menambahkan bahwa sebagian besar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Flores telah kembali beroperasi dan layanan lainnya dipulihkan secara bertahap. Melalui program Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan dan akan terus disesuaikan. Hingga hari kedua pascagempa, bantuan yang telah diberikan meliputi tenda, obat-obatan, dan sembako. Pertamina juga memastikan ketersediaan LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat.
Pertamina juga memperkuat dukungan pemulihan dengan menyediakan solar untuk alat berat yang menangani longsor di ruas Trans-Flores Ende-Bajawa demi mempercepat pemulihan konektivitas jalan. Selain itu, Pertamina menindaklanjuti laporan kelangkaan BBM di Nagekeo dan memastikan ketersediaan Avtur di Bandara Labuan Bajo serta Maumere sebagai titik mobilisasi bantuan dan posko tanggap darurat.
Baron menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan bencana agar bantuan tepat sasaran dan pemulihan berjalan lebih cepat, sejalan dengan semangat HUT ke-81 RI. Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, menjaga ketersediaan energi, memastikan bantuan tersalurkan, dan menjaga harapan tetap menyala.