bytedaily - Melansir ekonomi.republika.co.id, kolaborasi pemerintah, badan usaha, aparat, dan masyarakat dinilai berperan dalam menjaga ketenangan warga selama pemulihan distribusi BBM di Bali. Selain memastikan pasokan tersedia, informasi yang konsisten dan transparan diperlukan agar masyarakat mengetahui kondisi di lapangan.
Sosiolog sekaligus Guru Besar Universitas Airlangga, Bagong Suyanto, menilai kerja sama berbagai pihak membantu pemulihan pasokan dan meredakan kekhawatiran masyarakat. Menurut dia, karakter sosial masyarakat Bali turut mendukung koordinasi selama penanganan berlangsung.
Bagong mengatakan konsistensi informasi penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah tantangan pemenuhan energi. Keterbukaan, ujarnya, semakin diperlukan karena kemampuan masyarakat mengakses dan membandingkan informasi terus meningkat.
Pertamina Patra Niaga memulihkan distribusi melalui penambahan pasokan, penguatan armada mobil tangki beserta awaknya, optimalisasi operasional terminal BBM, dan penambahan jam layanan SPBU. Kedatangan kapal tanker di Terminal BBM Manggis dan Terminal BBM Sanggaran dioptimalkan secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026.
Tambahan pasokan yang disalurkan mencapai 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Integrated Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran beroperasi 24 jam dengan dukungan 108 mobil tangki serta 465 awak mobil tangki.
Sebanyak 66 SPBU disiapkan beroperasi 24 jam, yakni 42 SPBU di Kota Denpasar dan 24 SPBU di Kabupaten Badung. Pertamina Patra Niaga juga menambah operator SPBU cadangan, mengoptimalkan layanan motoris BBM bagi pengguna sepeda motor, serta memperkuat dukungan personel lintas fungsi.
Koordinasi dengan Kodam IX/Udayana dilakukan untuk mendukung pelayanan. Kepolisian membantu mengatur lalu lintas dan menindak aksi penimbunan. Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan batas pengisian maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua. Pemerintah daerah memberlakukan sistem ganjil genap guna membantu kelancaran pelayanan di SPBU.
Pemerintah menaikkan cadangan BBM di Bali dari 11 hari menjadi 15 hari. Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia setelah rapat koordinasi di Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10/2026).
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemantauan dilakukan terhadap stok terminal, kedatangan kapal, penyaluran ke SPBU, dan perkembangan antrean di berbagai wilayah Bali.