bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:02 WIB

EA Sports Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Berdasarkan Simulasi Game

Redaksi 19 Juli 2026 13 views
EA Sports Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Berdasarkan Simulasi Game
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, EA Sports, pengembang waralaba game sepak bola yang kini dikenal sebagai FC, telah merilis prediksinya mengenai tim yang akan menjuarai Piala Dunia 2026. Prediksi ini didasarkan pada simulasi yang dilakukan dalam permainan mereka, sebuah tradisi yang telah dilakukan sejak Piala Dunia FIFA 2010.

Rekam jejak EA Sports dalam memprediksi juara Piala Dunia terbukti akurat. Pada tahun 2010, EA Sports memprediksi Spanyol sebagai juara, diikuti oleh Jerman pada 2014, Prancis pada 2018, dan Argentina pada 2022. Seluruh prediksi tersebut terbukti benar.

Setelah Spanyol berhasil melaju ke final Piala Dunia FIFA 2026 dengan mengalahkan Prancis, akun X EA FC mengunggah kembali prediksi mereka yang sebelumnya menyatakan bahwa timnas Spanyol, yang dijuluki La Roja, akan menjadi juara. Akurasi prediksi EA Sports ini membuat banyak penggemar meyakini Spanyol akan kembali meraih gelar juara.

Menanggapi prediksi ini, beberapa penggemar menyuarakan keraguan mereka dengan nada bercanda, bahkan menyarankan agar EA Sports diselidiki karena dianggap 'menskrip' hasil pertandingan. Namun, tidak sedikit pula penggemar yang percaya pada keampuhan prediksi EA Sports dan bahkan menyatakan kesiapan untuk bertaruh.

Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan akan mempertemukan Spanyol melawan Argentina. Pertandingan puncak ini akan diselenggarakan pada Senin (20/7) dini hari.

Selain EA Sports, beberapa platform kecerdasan buatan (AI) terkemuka juga turut memprediksi Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026. Prediksi dari AI populer seperti ChatGPT, Claude AI, Google Gemini, dan Microsoft Copilot telah diumumkan sejak awal turnamen yang berlangsung di Amerika Utara.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.