bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, miliarder Elon Musk telah membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa perusahaannya, SpaceX, berencana untuk mengembangkan ponsel yang ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI). Rumor ini awalnya muncul dari pemberitaan The Wall Street Journal yang mengklaim SpaceX telah mempresentasikan prototipe perangkat AI kepada investor dan pembuat kebijakan sebelum rencana penawaran umum perdana (IPO).
Musk secara tegas menyatakan ketidakbenaran laporan tersebut melalui unggahan di platform X, sebagaimana dikutip oleh Reuters. Meskipun demikian, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai detailnya. Laporan The Wall Street Journal sebelumnya mengindikasikan bahwa perangkat AI buatan SpaceX tersebut memiliki tampilan yang menyerupai ponsel dan dirancang untuk beroperasi dengan sistem operasi khusus. Perangkat ini juga disebut akan mengintegrasikan teknologi AI dari xAI, perusahaan AI milik Musk, serta menggunakan chip Snapdragon dari Qualcomm.
Sumber yang dikutip oleh The Wall Street Journal juga menyebutkan bahwa SpaceX telah menginformasikan kepada beberapa investor bahwa proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan dan desainnya masih terus dievaluasi, sehingga belum ada kepastian mengenai produksi massal. Laporan ini muncul di tengah investasi besar yang terus digelontorkan SpaceX untuk memperluas lini bisnisnya di luar layanan peluncuran roket dan internet satelit, termasuk untuk infrastruktur AI, model bahasa besar (LLM) Grok milik xAI, serta pengembangan komputasi berbasis antariksa.
Sebelumnya, Reuters pada Februari juga pernah melaporkan rencana SpaceX untuk mengembangkan ponsel yang terhubung langsung dengan Starlink, yang digadang-gadang sebagai pesaing ponsel konvensional. Musk sendiri pada Januari lalu sempat menyatakan kemungkinan kehadiran ponsel Starlink di masa depan, namun dengan penekanan bahwa konsepnya akan sangat berbeda dari ponsel yang ada saat ini.