bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, keberhasilan meraih emas di nomor beregu putra dapat menambah motivasi tim badminton Indonesia untuk bersaing di nomor perorangan Asian Games 2026.
Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-2 dalam final beregu putra. Setelah tertinggal 0-2, Indonesia membalikkan keadaan melalui poin yang diraih Alwi Farhan, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Moh Zaki Ubaidillah.
Emas tersebut membuat Indonesia memenuhi target PBSI, yang sebelum keberangkatan memasang sasaran satu medali emas dari cabang badminton. Nomor beregu putra menjadi andalan untuk mencapai target itu.
Meski sasaran sudah tercapai, Indonesia masih berpeluang menambah medali. Tunggal putra dan ganda putra disebut memiliki peluang yang baik. Jonatan Christie dan Alwi Farhan akan bertanding di tunggal putra, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin turun di ganda putra.
Jonatan akan menjadi unggulan pertama tunggal putra meski penampilannya di nomor beregu dinilai kurang baik. Ia berupaya mengulang prestasi yang pernah dicatat delapan tahun lalu. Alwi, yang menempati unggulan keenam, juga berpeluang menjadi kuda hitam.
Di ganda putra, Fajar/Fikri berstatus unggulan kedua, sedangkan Leo/Daniel diharapkan mampu memberi kejutan. Indonesia juga berpeluang membuat kejutan di nomor lain melalui Putri Kusuma Wardani, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.