bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Empat Penendang Indonesia di Adu Penalti Final Berposisi Bek

Redaksi 06 Oktober 2026 32 views
Empat Penendang Indonesia di Adu Penalti Final Berposisi Bek
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, empat pemain Indonesia yang menjadi eksekutor dalam adu penalti melawan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan pemain yang berposisi natural sebagai bek.

Indonesia menjadi juara setelah laga berakhir imbang 2-2 hingga waktu normal dan tambahan waktu. Dalam adu penalti pada Senin (5/10), Indonesia menang 4-2. Keempat penendangnya sukses, sedangkan dua dari empat eksekutor Thailand gagal mencetak gol.

Kapten Indonesia Kevin Diks menjadi penendang pertama dan mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Bek kanan Borussia Monchengladbach itu juga dapat bermain sebagai bek tengah maupun penyerang sayap. Sepanjang turnamen, perannya disebut tidak tergantikan.

Penendang kedua, Dean James, adalah bek kiri yang bermain untuk Go Ahead Eagles di Belanda. Ia juga berhasil menjalankan tugasnya dalam adu penalti.

Elkan Baggott menjadi eksekutor ketiga. Tendangannya mengarah ke pojok kanan bawah dan nyaris ditepis kiper Thailand, Saranon Anuin. Sebelumnya, gol Baggott pada menit ke-116 menggagalkan kemenangan Thailand.

Shayne Pattynama menjadi penendang keempat setelah masuk menggantikan Justin Hubner sebagai bek tengah yang berduet dengan Baggott. Tendangannya masuk ke pojok kiri bawah. Pemain Persija Jakarta itu juga dapat bermain sebagai bek kiri atau sayap kiri.

Indonesia tidak perlu mengambil tendangan kelima karena Thailand dua kali gagal mencetak gol. Manuel Bihr dan Waris Choolthong sukses mengeksekusi penalti, sementara tendangan Sarach Yooyen membentur tiang dan sepakan Nattapong Sayriya ditepis kiper Indonesia, Emil Audero.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.