bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf karena target-target yang ditetapkan federasi bagi Timnas Indonesia dianggap terlalu ambisius menjelang penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia baru-baru ini mengalami kegagalan total pada Piala AFF 2026, sehingga ekspektasi untuk meningkatkan prestasi pada turnamen FIFA ASEAN Cup pertama ini menjadi semakin tinggi.
Erick Thohir tidak memberikan pernyataan tegas mengenai target tim Merah Putih di kompetisi tersebut; ia menyerahkan penjelasan kepada pelatih John Herdman agar selaras dengan harapan publik.
"Coach John Herdman nanti akan menjelaskan tentang Timnas Indonesia. Tentunya seluruh masyarakat, termasuk saya, mengharapkan tim ini menjadi juara," ujar Erick dalam konferensi pers penetapan hak siar FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Senin (14/9).
Ia menambahkan, "Kesempatan ini sangat baik, namun kita tidak boleh menutup mata karena banyak negara Asia Tenggara lain yang juga mempersiapkan timnya secara serius."
Selain membahas FIFA ASEAN Cup, Erick menegaskan bahwa sepak bola Indonesia sedang menargetkan pencapaian yang lebih besar, yakni Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030.
"Saya mengakui bahwa PSSI memang ambisius, dan saya mohon maaf atas hal itu. Ini merupakan bagian dari presentasi kami kepada FIFA setelah tragedi Kanjuruhan," kata Erick, menambahkan bahwa PSSI berkeinginan untuk lolos ke Piala Dunia 2038 dan mempercepat kebangkitan sepak bola nasional.
John Herdman, pelatih asal Inggris, sebelumnya menyatakan bahwa PSSI menargetkan Timnas Indonesia masuk delapan besar Piala Asia 2027 serta meraih trofi pertama pada FIFA ASEAN Cup.
"Pak Erick mengundang saya ke sini dengan janji mimpi lolos ke Piala Dunia 2030, ambisi besar untuk masuk delapan besar Piala Asia 2027, dan memenangkan FIFA ASEAN Cup pertama," ujar Herdman. "Kami ingin menjadi bagian dari sejarah sepak bola negara ini dan memulai perjalanan mengangkat trofi pertama dalam 10 hari ke depan," tambahnya.