bytedaily
Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Erick Thohir Ungkap Target Empat Emas Indonesia di Asian Games 2026

Redaksi 09 September 2026 4 views
Erick Thohir Ungkap Target Empat Emas Indonesia di Asian Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Erick Thohir menyatakan bahwa Indonesia menargetkan minimal empat medali emas pada Asian Games Aichi‑Nagoya 2026 yang akan diselenggarakan di Jepang.

Dalam sambutan usai pengukuhan tim nasional di Wisma Serbaguna, Senayan, pada Rabu 9 September, Erick menegaskan bahwa target empat emas tersebut didasarkan pada penilaian realistis terhadap kondisi saat ini.

Ia menambahkan bahwa cabang olahraga unggulan yang diharapkan dapat meraih medali meliputi bulutangkis, panjat tebing, dan angkat besi.

Menurut Erick, pemerintah kini mengubah pendekatan pelatnas dengan menetapkan sasaran yang lebih terperinci, termasuk penentuan target berdasarkan atlet dan cabang olahraga masing‑masing, serupa dengan strategi yang diterapkan pada Olimpiade.

Selain tiga cabang utama tersebut, Erick menjelaskan bahwa fokus pembinaan kini meluas ke 21 cabang olahraga unggulan, di mana 20 di antaranya merupakan cabang yang dipertandingkan di Olimpiade, sementara satu cabang tambahan adalah pencak silat sebagai olahraga khas Indonesia.

Ia berharap pencak silat dapat memperoleh posisi yang setara dengan taekwondo di Korea Selatan, judo di Jepang, atau muay thai di Thailand, sehingga menjadi representasi prestasi budaya Indonesia di kancah internasional.

Indonesia sebelumnya berhasil meraih tujuh medali emas pada Asian Games Hangzhou 2022, dan Erick menilai bahwa perubahan strategi pembinaan diharapkan dapat meningkatkan prestasi pada ajang 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.