bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkirakan potensi kontribusinya kepada negara dapat melampaui Rp100 triliun setiap tahunnya apabila kapasitas produksi perusahaan kembali pulih sepenuhnya.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, perusahaan diproyeksikan telah memberikan kontribusi sebesar Rp75 triliun kepada negara.
"Dan saat nantinya kita mencapai kapasitas produksi 100 persen, maka kontribusi PTFI bagi negara akan mencapai lebih dari 100 triliun setiap tahunnya," ujar Tony dalam acara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mimika, Papua, pada Senin (17/8).
Dari total kontribusi tersebut, sekitar Rp13 triliun dialokasikan untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta kabupaten lain di wilayah Papua Tengah.
Tony menekankan bahwa kontribusi ini menunjukkan komitmen PTFI dalam memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat, meskipun perusahaan menghadapi berbagai tantangan.
"PTFI saat ini terus mendorong peningkatan kapasitas produksi hingga mencapai 100 persen. Peningkatan produksi tersebut diproyeksikan turut meningkatkan kontribusi perusahaan kepada negara dan daerah tempat perusahaan beroperasi," jelas Tony.