bytedaily
Jumat, 10 Juli 2026 - 01:21 WIB

Gedung Putih Sebut Intervensi Starmer Terkait Jadwal Piala Dunia Berisiko Bagi Nyawa

Redaksi 10 Juli 2026 1 views
Gedung Putih Sebut Intervensi Starmer Terkait Jadwal Piala Dunia Berisiko Bagi Nyawa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, seorang penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah membahayakan nyawa penonton terkait campur tangannya dalam jadwal pertandingan Piala Dunia 2026.

Awalnya, FIFA berencana memajukan jadwal pertandingan babak 16 besar antara Meksiko melawan Inggris di Stadion Azteca karena adanya ancaman badai petir. Namun, rencana tersebut ditolak oleh federasi sepak bola Inggris dan Meksiko. Keir Starmer dilaporkan turut campur dalam hal ini, mendesak agar jadwal pertandingan tidak diubah.

Melalui jalur diplomatik, Starmer disebut melakukan intervensi kepada FIFA agar jadwal pertandingan Meksiko versus Inggris tetap sesuai rencana semula. Tindakan ini menimbulkan kemarahan dari pihak Gedung Putih.

Andrew Giuliani, yang menjabat sebagai direktur eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, menyatakan bahwa intervensi Starmer tidak pantas dilakukan. Menurutnya, FIFA dan tuan rumah memiliki otoritas penuh dalam menentukan jadwal pertandingan.

Giuliani kemudian mengaitkan keputusannya dengan insiden di babak 32 besar, di mana tiga warga Meksiko meninggal dunia saat perayaan setelah pertandingan. Ia berpendapat bahwa diskusi mengenai pemindahan waktu pertandingan dari malam ke siang hari seharusnya dipertimbangkan untuk mengurangi risiko nyawa bagi warga Meksiko, sebuah konsekuensi yang dianggapnya jauh lebih serius.

Pernyataan Giuliani ini menuai kritik, mengingat AS sendiri, melalui Donald Trump, juga pernah melakukan intervensi terhadap aturan permainan FIFA terkait kartu merah yang diterima Folarin Balogun. Trump dikabarkan telah menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino mengenai kartu merah tersebut, yang akhirnya berujung pada penundaan larangan bermain Balogun selama setahun oleh Komite Disiplin FIFA.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.