bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Google kini menghadirkan fitur pembuatan gambar bernama Nano Banana 2 ke dalam platform Google Earth. Fitur ini dirancang untuk memungkinkan pengguna menciptakan visualisasi, mulai dari rekonstruksi bangunan bersejarah hingga penyajian infografis langsung di atas tampilan citra satelit.
Menurut Bryan Horowitz, Product Manager Google Earth, fitur Nano Banana telah tersedia secara global untuk pengguna Google Earth versi web. Pengguna dapat mengaksesnya dengan memilih lokasi di peta dan mulai mewujudkan ide visual mereka.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat gambar di atas berbagai jenis tampilan yang ada di Google Earth, termasuk citra satelit, foto udara, dan gambar tiga dimensi. Prosesnya sederhana, pengguna hanya perlu memperbesar tampilan ke lokasi yang diinginkan, memilih menu 'Create image', lalu mendeskripsikan gambaran yang ingin dibuat.
Google mengklaim integrasi ini memiliki beragam manfaat, mulai dari kebutuhan pendidikan, perencanaan properti, visualisasi proyek, hingga menciptakan representasi imajinatif dari suatu lokasi. Sebagai contoh dalam bidang pendidikan, seorang guru dapat menampilkan reruntuhan Pompeii dan meminta sistem untuk merekonstruksi kawasan tersebut seperti pada tahun 78 Masehi, mengubah visual reruntuhan modern menjadi gambaran jalanan yang ramai pada masa Kekaisaran Romawi.
Selain itu, pengguna dapat membuat infografis mengenai suatu tempat tanpa perlu meninggalkan Google Earth. Misalnya, untuk Patung Liberty, sistem dapat diminta untuk menyajikan infografis sederhana beserta fakta sejarah penting. Dalam proses ini, Gemini akan mencari informasi sejarah yang relevan, sementara Nano Banana bertugas membuat infografiknya.
Bagi para arsitek dan perencana kota, fitur ini menawarkan kemampuan untuk memvisualisasikan rancangan pembangunan. Pengguna dapat menampilkan lahan kosong di Tokyo dan meminta sistem untuk mengubahnya menjadi kawasan pertokoan dengan ruang terbuka, lengkap dengan visualisasi tiga dimensi yang disesuaikan dengan lokasi asli agar rencana lebih mudah dibayangkan.
Fitur Nano Banana juga dapat digunakan untuk memvisualisasikan proyek rumah atau bangunan lainnya sebelum pembangunan dimulai. Pengguna dapat memilih lahan kosong dan meminta sistem untuk menambahkan bangunan, seperti kabin modern di tepi danau yang menggunakan material lokal, menghasilkan gambar fotorealistis yang menempatkan rancangan pada lanskap asli.
Lebih lanjut, fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengubah suatu tempat dengan konsep fiksi. Google memberikan contoh permintaan untuk mengubah kompleks perusahaan di Mountain View menjadi kota futuristis dengan jalur bercahaya, kubah kaca, kendaraan terbang, dan pepohonan di sekeliling bangunan, yang kemudian akan divisualisasikan oleh Nano Banana menjadi kota bergaya fiksi ilmiah.