bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM telah menyelenggarakan acara akbar tahunannya, yaitu Grand Final Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PNM 2026. Acara ini berlangsung di BRILiaN Stadium pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dan dihadiri oleh ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia yang bertukar peran menjadi atlet, penyanyi, penari, hingga komika.
Dengan mengusung tema "Sinergi dalam Prestasi, Membangun Bersama PNM", kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ajang untuk memperlihatkan kekuatan perusahaan dalam menyatukan puluhan cabangnya dalam satu semangat yang sama. Direktur Utama PNM, Kindaris, dalam sambutannya menegaskan bahwa PORSENI lebih dari sekadar pertandingan, melainkan perayaan perjalanan panjang yang mempertemukan insan PNM dari berbagai daerah, cabang, talenta, dan cerita dalam semangat kebersamaan.
Kindaris menambahkan bahwa semangat kebersamaan menjadi benang merah bagi seluruh peserta, terlepas dari hasil akhir pertandingan. Ia menekankan bahwa makna sesungguhnya dari PORSENI adalah memberikan yang terbaik, tumbuh bersama, berjuang bersama, dan merayakan keberhasilan bersama, yang merupakan cerminan dari semangat "One PNM".
Penyelenggaraan PORSENI tahun ini melibatkan 58 cabang, kantor pusat, dan perusahaan anak PNM, baik secara langsung maupun daring. Ribuan atlet dan talenta berpartisipasi, menampilkan karyawan yang sehari-hari mendampingi nasabah dan menggerakkan ekonomi kerakyatan, namun berubah menjadi pejuang di lapangan dan panggung saat PORSENI berlangsung.
Rangkaian PORSENI dimulai dengan Babak Kualifikasi yang digelar di enam kota besar seperti Medan, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar pada 11 Juli 2026 untuk cabang olahraga mini soccer putra, bulu tangkis, tenis meja, dan padel. Seminggu kemudian, dari 14 hingga 18 Juli 2026, kompetisi berlanjut ke ranah digital dengan E-sports Mobile Legends, Dance Competition, PNM Idol, Band Competition, dan Standup Comedy.
Dari ribuan peserta babak kualifikasi, terpilih 277 atlet dan ofisial terbaik yang melaju ke Grand Final. Kindaris berpesan kepada para finalis untuk bertanding dengan hati, memberikan kemampuan terbaik, dan menjunjung tinggi sportivitas, dengan kemenangan yang diraih secara rendah hati dan kekalahan yang diterima dengan lapang dada, karena sikap tersebut mencerminkan karakter sejati.