bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Henri Kagan dan Kenso Soai menerima Nobel Kimia 2026 atas penelitian mengenai efek nonlinier dan autokatalisis dalam sintesis organik asimetris. Riset mereka berkaitan dengan molekul yang dapat hadir dalam dua bentuk yang saling mencerminkan, seperti tangan kiri dan kanan.
Dalam konferensi pers Hadiah Nobel pada Rabu (7/10), Soai mengatakan ia sangat bahagia dapat berbagi penghargaan dengan Kagan. Ia mengaku sedang berbelanja saat mendapat kabar tersebut.
Ketua Komite Nobel Kimia Heiner Linke menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini menyoroti kimia dasar. Ia menerangkan, sejumlah molekul memiliki dua bentuk yang tampak serupa, tetapi tidak dapat ditumpangtindihkan agar seluruh bagiannya cocok. Sifat tersebut disebut kiral, istilah yang berasal dari bahasa Yunani dan berarti tangan.
Nobel Kimia menjadi penghargaan ketiga yang diumumkan dalam rangkaian pekan Nobel, setelah penghargaan Kedokteran pada Senin dan Fisika pada Selasa. Penghargaan ini sebelumnya mengakui sejumlah penemuan berpengaruh, termasuk fisi nuklir dan teknik pengurutan genetik.
Tahun lalu, Nobel Kimia diberikan kepada Susumu Kitagawa, Richard Robson, dan Omar Yaghi atas pengembangan kerangka logam-organik. Struktur molekuler itu berpotensi membantu menghadapi tantangan, seperti perubahan iklim dan keterbatasan air tawar.
Penghargaan Nobel didirikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, ahli kimia dan pengusaha asal Swedia. Penghargaan untuk bidang sains, sastra, dan perdamaian mulai diberikan pada 1901. Nobel mengumpulkan kekayaannya pada abad ke-19 melalui berbagai penemuan, terutama yang berkaitan dengan peperangan; dinamit merupakan penemuannya yang paling dikenal. Penghargaan ekonomi ditambahkan kemudian dengan pendanaan dari bank sentral Swedia.
Kagan dan Soai dijadwalkan menerima medali dari Raja Swedia Carl XVI Gustaf di Stockholm pada 10 Desember, bertepatan dengan peringatan wafatnya Alfred Nobel. Upacara itu akan dilanjutkan dengan jamuan di Balai Kota Stockholm. Keduanya juga akan berbagi hadiah senilai 12 juta krona Swedia atau sekitar US$1,2 juta. Berbeda dari penghargaan Nobel lainnya, Nobel Perdamaian diserahkan di Oslo, Norwegia.