bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Huawei Watch GT 7 Series Dijadwalkan Meluncur di Indonesia pada 7 Oktober

Redaksi 30 September 2026 10 views
Huawei Watch GT 7 Series Dijadwalkan Meluncur di Indonesia pada 7 Oktober
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Huawei Watch GT 7 Series dijadwalkan masuk ke Indonesia pada 7 Oktober 2026. Seri ini terdiri atas Watch GT 7 dan Watch GT 7 Pro, dengan sejumlah fitur olahraga, kesehatan, dan kebugaran.

Huawei menyebut baterai Watch GT 7 Pro dapat bertahan hingga 21 hari. Untuk aktivitas trail running, daya tahannya diklaim mencapai 51 jam. Sementara itu, Watch GT 7 diklaim mampu bertahan hingga 14 hari untuk pemakaian harian dan 25 hari saat digunakan untuk trail running.

Dari segi ukuran dan warna, Watch GT 7 Pro disebut hadir dalam ukuran 41 mm dengan pilihan warna biru dan putih, serta ukuran 46 mm dalam warna hitam, kuning, dan biru. Watch GT 7 berukuran 46 mm dan tersedia dalam warna kuning, hijau, serta hitam.

Kedua perangkat dibekali fitur olahraga, antara lain AI-XDR Positioning dan AI Workout Analysis. Watch GT 7 Pro juga memiliki fitur Smart Golf Insight, lebih dari 17.000 peta lapangan golf, fitur trail running dengan Checkpoints dan ETA, Advanced Cycling Performance Insights, lebih dari 3.000 peta resor ski, serta pemantauan untuk menyelam hingga kedalaman 40 meter dan olahraga raket.

Fitur kebugaran pada seri ini mencakup Advanced Sleep Tracking, Physical Readiness Score, Multi-dimensional Emotional Wellbeing, dan New Intelligent Health Insight untuk memantau kondisi tubuh sehari-hari. Perangkat juga menawarkan Coronary Heart Disease Risk Study dan Diabetes Risk Study, dengan dukungan teknologi ECG, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, serta Arterial Stiffness Assessment.

Menurut laporan tersebut, Coronary Heart Disease Risk Study menganalisis data fisiologis siang dan malam untuk menyajikan penilaian risiko kardiovaskular yang dipersonalisasi setelah beberapa hari pemantauan. Adapun Diabetes Risk Study mengamati sejumlah indikator fisiologis selama 3 hingga 14 hari, termasuk saat pengguna beristirahat dan tidur. Fitur ini tidak mengukur kadar gula darah secara langsung dan bukan diagnosis medis.

Huawei belum mengumumkan harga maupun spesifikasi lengkap kedua smartwatch tersebut. Informasi itu dijadwalkan disampaikan dalam acara peluncuran pada 7 Oktober 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.