bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 07:40 WIB

Hutama Karya Jalin Kerja Sama dengan Universitas Andalas untuk Pengembangan SDM Infrastruktur

Redaksi 13 Juni 2026 11 views
Hutama Karya Jalin Kerja Sama dengan Universitas Andalas untuk Pengembangan SDM Infrastruktur
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Hutama Karya (Persero) telah menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Andalas (Unand) yang bertujuan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta penelitian di sektor infrastruktur.

Kolaborasi strategis ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari program pendidikan, kegiatan penelitian, inovasi, hingga peningkatan kompetensi yang dirancang agar selaras dengan tuntutan industri.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan oleh Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, dan Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, di Convention Hall Universitas Andalas, Padang. Peristiwa ini merupakan bagian dari rangkaian program HK Mengajar 2026 yang diselenggarakan oleh Hutama Karya di Padang, dihadiri oleh sekitar 650 peserta yang meliputi mahasiswa, pelajar, akademisi, dan masyarakat umum.

Menurut Muhammad Fauzan, sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan sektor bisnis sangat krusial dalam mempersiapkan tenaga kerja yang responsif terhadap dinamika industri yang terus berubah. Ia menekankan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan akademisi untuk mendalami dunia industri secara langsung, sekaligus mendorong kolaborasi yang menghasilkan inovasi dan solusi konstruktif bagi masyarakat.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap program magang, kerja praktik, program praktisi mengajar, dan pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri konstruksi dan infrastruktur. Di sisi penelitian, Hutama Karya dan Universitas Andalas akan fokus pada riset terapan yang berkaitan dengan digitalisasi konstruksi, pengembangan teknologi, inovasi material, serta kajian yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Komisaris Utama Hutama Karya, Denny Abdi, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur memerlukan dukungan SDM yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia juga mengajak peserta untuk melihat pembangunan infrastruktur tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dampaknya terhadap konektivitas, aktivitas ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja.

Denny Abdi menyatakan bahwa pembangunan di Sumatra Barat memerlukan dukungan infrastruktur yang kuat, kolaborasi, dan SDM yang unggul. Program HK Mengajar bertujuan menunjukkan bagaimana infrastruktur dapat menghubungkan wilayah, menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain kegiatan edukasi, Hutama Karya juga memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi mahasiswa terpilih, serta dukungan sarana dan prasarana perkuliahan. Bantuan Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) juga diserahkan kepada Ikatan Alumni Universitas Andalas untuk membantu korban bencana di Sumatra Barat.

Program HK Mengajar sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa wilayah lain seperti Riau, Jambi, dan Sumatra Utara, dengan tujuan memperkenalkan sektor konstruksi dan infrastruktur serta perkembangan teknologinya kepada generasi muda.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.