bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Identitas Permainan Timnas Indonesia di Era John Herdman Masih Belum Kuat

Redaksi 15 September 2026 13 views
Identitas Permainan Timnas Indonesia di Era John Herdman Masih Belum Kuat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima menyatakan bahwa identitas permainan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman belum terbentuk secara solid menjelang partisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Supriyono, meskipun Herdman telah memimpin tim Garuda selama hampir sembilan bulan, gaya bermain tim masih menunjukkan ketidakkonsistenan antara fase-fase kompetisi seperti FIFA Series, FIFA Matchday, hingga Piala AFF 2026.

Ia menambahkan, "Identitas tim masih belum kuat. Dari FIFA Matchday ke AFF, masih terlihat inkonsistensi," ujar Supriyono dalam wawancara dengan CNN Indonesia pada Selasa (15/9) siang.

Supriyono menyoroti tantangan taktik ketika tim mengalami kebuntuan, khususnya bila Dony Tri Pamungkas tidak mendapatkan ruang yang cukup di sayap kiri, sehingga pilihan serangan menjadi terbatas.

Pengamat tersebut juga mengkritik kurangnya kejelasan pembagian peran pemain saat menghadapi lawan yang mengadopsi strategi bertahan penuh atau low block.

Ia menyebutkan bahwa pemulihan Miliano Jonathans dari cedera dapat menjadi opsi untuk menambah variasi serangan, mengingat gaya bermain Miliano dianggap mirip dengan legenda Belanda Arjen Robben, yakni kemampuan memotong ke dalam dengan kaki kiri serta kecepatan eksplosif.

Menilik kegagalan Indonesia di Piala AFF 2026, Supriyono menegaskan bahwa hasil tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh ketidakhadiran tujuh pemain diaspora. Contohnya, saat tim mengalami kekalahan 1-0 dari Bulgaria di FIFA Series, Indonesia sempat menunjukkan dominasi permainan.

Ia menekankan pentingnya sistem permainan yang solid, menyatakan, "Sepak bola itu sistem. Siapa pun yang bermain, bila sistemnya tepat, tim tetap aman. Jangan jadikan ketergantungan pada pemain tertentu sebagai alasan kegagalan."

Timnas Indonesia, yang berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, dijadwalkan membuka laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura pada Jumat (25/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.