bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:53 WIB

IHSG Ditutup Melemah di Angka 6.220, Sektor Industri Jadi Penekan Utama

Redaksi 17 Juni 2026 10 views
IHSG Ditutup Melemah di Angka 6.220, Sektor Industri Jadi Penekan Utama
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Rabu (17/6) sore, berakhir di level 6.220. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 34,22 poin atau 0,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Selama perdagangan, total transaksi yang tercatat mencapai Rp24,39 triliun dengan pergerakan 33,87 miliar saham. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 288 saham berhasil menguat, sementara 391 saham mengalami koreksi, dan 137 saham lainnya stagnan.

Analisis sektor menunjukkan bahwa sembilan dari sebelas sektor yang menjadi komponen indeks mengalami pelemahan. Sektor industri menjadi yang paling tertekan dengan penurunan mencapai 2,51 persen. Di sisi lain, sektor barang konsumen primer menjadi satu-satunya sektor yang mencatatkan penguatan, naik sebesar 0,58 persen.

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia mayoritas terpantau positif. Indeks Shanghai Composite di China menguat 0,40 persen, indeks Straits Times di Singapura naik 1,19 persen, dan indeks Nikkei 225 di Jepang bertambah 0,72 persen. Namun, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong sedikit terkoreksi sebesar 0,74 persen.

Sementara itu, bursa saham Eropa menunjukkan tren pelemahan yang dominan. Indeks DAX di Jerman turun 0,45 persen dan indeks FTSE 100 di Inggris melemah 0,18 persen. Di Amerika Serikat, mayoritas indeks juga bergerak di zona negatif, dengan indeks S&P 500 melemah 0,57 persen dan indeks NASDAQ Composite terkoreksi 1,15 persen. Hanya indeks Dow Jones yang berhasil menguat tipis sebesar 0,64 persen.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.