bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:27 WIB

Indef: Penilaian MSCI Jadi Peluang Perkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

Redaksi 21 Juni 2026 12 views
Indef: Penilaian MSCI Jadi Peluang Perkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menyatakan bahwa penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia sebaiknya dilihat sebagai dorongan untuk melanjutkan perbaikan yang sedang berjalan dalam agenda reformasi integritas. Menurut Abra, penilaian dari penyedia indeks global ini bukanlah indikasi adanya penurunan fundamental pada daya tarik pasar modal Indonesia.

Abra menjelaskan bahwa agenda perbaikan sudah berjalan dan keputusan MSCI dapat menjadi momentum untuk mempercepat penyempurnaan tersebut. Ia menambahkan bahwa sebagian besar aspek yang menjadi perhatian MSCI bukanlah isu baru, mengingat berbagai upaya perbaikan terkait keterbukaan informasi, tata kelola pasar, perlindungan investor, dan penguatan infrastruktur pasar telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Penilaian MSCI, menurut Abra, patut diapresiasi karena sesuai dengan ekspektasi investor, terutama setelah muncul kekhawatiran mengenai potensi perubahan penilaian pasar modal Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ekonomi domestik Indonesia juga menunjukkan ketahanan yang baik, dengan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 sebesar 5,61 persen, inflasi Mei 2026 di angka 3,08 persen, rasio kecukupan modal perbankan di atas 25 persen, dan cadangan devisa akhir Mei 2026 mencapai 144,9 miliar dolar AS.

Abra menekankan bahwa kondisi ini menunjukkan stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Selain data ekonomi terkini, investor juga mempertimbangkan arah kebijakan, kepastian regulasi, kualitas tata kelola, serta prospek investasi jangka menengah dan panjang. Oleh karena itu, upaya memperkuat transparansi informasi dan meningkatkan kualitas pasar perlu terus dilanjutkan guna menumbuhkan kepercayaan investor.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.