bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 22:38 WIB

Indo Livestock 2026 Dibuka di Tangerang, Hadirkan 600 Peserta dari 30 Negara

Redaksi 16 Juni 2026 11 views
Indo Livestock 2026 Dibuka di Tangerang, Hadirkan 600 Peserta dari 30 Negara
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, pameran industri peternakan dan kesehatan hewan, Indo Livestock 2026 Expo & Forum, telah resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Acara ini diikuti oleh 600 peserta yang berasal dari 30 negara, serta menjadi platform bagi para pelaku usaha, perwakilan pemerintah, akademisi, dan investor untuk mendiskusikan perkembangan sektor peternakan nasional.

Penyelenggaraan Indo Livestock yang ke-19 ini menampilkan tujuh paviliun negara, yaitu China, Eropa, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam. Berbagai inovasi, produk, dan teknologi terkini di bidang peternakan, pakan ternak, kesehatan hewan, perikanan, hingga akuakultur dipamerkan selama berlangsungnya acara.

Pameran yang diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama ini mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Acara ini berfungsi sebagai sarana promosi dan pengembangan bisnis di sektor peternakan, sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan nasional.

Pada hari pertama pameran, Indo Livestock Grand Championship (ILGC) 2026 juga telah dibuka dengan Kontes Ternak Domba Garut, yang memamerkan ternak unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyatakan bahwa ajang ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan peternakan rakyat sekaligus melestarikan sumber daya genetik ternak lokal.

Agung menambahkan bahwa untuk pertama kalinya, Seni Ketangkasan Domba Garut diselenggarakan di dalam ruangan sebagai bagian dari Indo Livestock Grand Championship 2026. Ia menilai hal ini merupakan langkah signifikan untuk menampilkan peternakan rakyat dan budaya peternakan Indonesia secara lebih modern, profesional, dan dikenal luas oleh publik domestik maupun internasional.

Menurut Agung, Domba Garut memiliki nilai ekonomi dan budaya yang tinggi, serta merupakan hasil pemuliaan yang terus dikembangkan oleh peternak Indonesia secara turun-temurun. Selain kontes ternak, pameran ini juga menyajikan berbagai agenda bisnis dan edukasi, termasuk seminar, focus group discussion, presentasi produk teknis, dan forum industri yang menghubungkan pelaku usaha dari berbagai negara.

Penyelenggara juga mengadakan program edukasi tentang konsumsi protein hewani melalui sosialisasi Susu, Daging, Telur, dan Ikan (SDTI) dengan tema “Gizi Seimbang Generasi Gemilang”. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi protein hewani demi menciptakan generasi yang sehat dan produktif.

Rangkaian Indo Livestock Grand Championship akan berlangsung hingga 18 Juni 2026, menampilkan agenda seperti Seni Ketangkasan Domba Garut, Youth Farmer’s Day, bazar UMKM, dan berbagai kegiatan edukasi yang terbuka untuk umum. Melalui pameran dan forum industri ini, Indo Livestock diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor peternakan nasional serta memperluas jaringan bisnis pelaku usaha Indonesia di pasar global.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.