bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Indonesia tertinggal 0-2 dari China pada final beregu putra Asian Games 2026 ketika Alwi Farhan memasuki lapangan Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Situasi itu mengingatkan pada laga melawan Prancis di fase grup Thomas Cup 2026, saat Alwi bermain ketika Indonesia tertinggal 0-1 dan akhirnya kalah.
Kali ini, Alwi mampu mengatasi tekanan dan menang 23-21, 15-21, 21-16. Hasil tersebut menjaga peluang Indonesia untuk mengejar ketertinggalan sekaligus membuka kesempatan bagi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk bertanding.
Leo/Daniel menghadapi He Jiting/Liu Yi. Mereka merebut gim pertama dengan skor 23-21, lalu menguasai gim kedua dan menang 21-10. Kemenangan itu membuat skor Indonesia dan China kembali imbang 2-2, sehingga pertandingan berlanjut ke partai kelima.
Indonesia menurunkan Moh Zaki Ubaidillah pada partai penentuan. Pemain berusia 19 tahun yang akrab disapa Ubed itu sebelumnya berada dalam tim saat Indonesia kalah dari Prancis di Thomas Cup 2026, tetapi tidak dimainkan.
Di partai kelima, Ubed berhadapan dengan Weng Hong Yang, pemain yang delapan tahun lebih tua darinya dan memiliki pengalaman bertanding lebih banyak. Ubed sempat tertinggal 16-20 pada gim pertama, tetapi berhasil membalikkan keadaan dan menang 23-21.