bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania dengan Rudal Kheibar Shekan

Redaksi 17 Juli 2026 17 views
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania dengan Rudal Kheibar Shekan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Iran kembali melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan udara Amerika Serikat yang berlokasi di Azraq, Yordania. Insiden ini terjadi pada Kamis (16/7) dini hari WIB.

Korps Garda Republik Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan ini merupakan respons atas tindakan AS yang mengakibatkan evakuasi anak-anak penderita kanker di Ahvaz, serta serangan sebelumnya pada Maret yang menewaskan 168 anak di sebuah sekolah di Minab.

Dalam pernyataannya kepada masyarakat Yordania, IRGC mengklaim telah berhasil menargetkan dan menghancurkan area penyimpanan jet tempur AS serta pusat komando dan kendali Amerika di Asia Barat yang berada di pangkalan Al-Azraq, Yordania, menggunakan rudal balistik Kheibar Shekan. IRGC juga menyerukan agar Yordania tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk kejahatan terhadap anak-anak.

Kheibar Shekan diidentifikasi sebagai salah satu rudal balistik jarak menengah milik Iran. Rudal ini merupakan generasi ketiga yang menggunakan bahan bakar padat, memiliki panjang 11,4 meter, dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 2022. Rudal ini mampu menjangkau jarak hingga 1.450 kilometer dan dianggap sebagai pencapaian teknologi signifikan bagi program rudal Iran.

Dengan sistem pemandu satelit dan kemampuan manuver pada hulu ledaknya, Kheibar Shekan disebut memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi. Keunggulan lain dari rudal ini adalah fleksibilitasnya berkat ukuran yang relatif ringkas, yang memungkinkan peluncuran dari berbagai jenis platform. Beberapa laporan bahkan mengindikasikan kemampuannya untuk diluncurkan dari kendaraan komersial seperti truk sipil, sehingga menyulitkan deteksi dan pencegahan sebelum peluncuran.

Hulu ledak rudal ini memiliki bobot sekitar 550 kilogram dengan daya ledak tinggi. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa saat mendekati target, Kheibar Shekan dapat mencapai kecepatan antara Mach 2 hingga Mach 3, yang membuatnya sangat sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara canggih.

Rudal ini dikembangkan oleh para ilmuwan dari Angkatan Udara IRGC dan diresmikan pada tahun 2022 oleh Jenderal Mohammad Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran. Kheibar Shekan dilaporkan pertama kali digunakan dalam operasi 'Sadiq Promise 1' dan 'Sadiq Promise 2' pada April dan Oktober 2024, sebagai balasan atas tewasnya pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, dan Komandan IRGC, Abbas Nilforoushan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.