bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, petarung UFC, Islam Makhachev, menyatakan bahwa tendangan yang dilayangkannya ke wajah Ian Garry nyaris mengakhiri pertarungan melalui KO pada duel utama UFC 330 di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (16/8).
Makhachev menyampaikan klaim tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, sembari menyertakan cuplikan video momen tendangannya yang mengenai kepala Garry. Ia menulis, "Seandainya kakiku lebih panjang, pasti akan langsung KO."
Tendangan tersebut merupakan salah satu momen penting dalam pertarungan lima ronde tersebut. Meskipun wajahnya mengalami luka akibat perlawanan Garry, petarung asal Dagestan itu berhasil mengendalikan jalannya pertandingan.
Kemenangan Makhachev melalui keputusan angka mutlak atas Garry melanjutkan rekor tak terkalahkan dalam 100 persen kemenangannya di kelas welter UFC. Uniknya, meskipun dikenal sebagai spesialis pertarungan bawah, Makhachev belum pernah meraih kemenangan melalui kuncian (submission) di divisi welter. Hal ini berbeda dengan rekam jejaknya saat mendominasi kelas ringan yang kerap diwarnai kemenangan kuncian.
Di kelas welter, Makhachev lebih sering meraih kemenangan melalui serangan berdiri dan keunggulan poin dari para juri. Kemenangan di UFC 330 ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petarung terbaik di UFC. Selanjutnya, Makhachev berpotensi menghadapi Michael Morales (peringkat 3) atau Carlos Prates (peringkat 1).