bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sebuah jaket kulit milik CEO Nvidia, Jensen Huang, berhasil terjual dalam sebuah lelang di Sotheby's dengan harga fantastis mencapai US$960.000 atau sekitar Rp17 miliar. Lelang yang berlangsung pada Jumat (17/7) ini diikuti oleh 45 peserta.
Jaket ikonik tersebut diperkirakan sebelumnya hanya akan laku antara US$40.000 hingga US$60.000 (sekitar Rp714 juta hingga Rp1 miliar). Namun, penawaran akhir justru melampaui estimasi tersebut secara signifikan. Harga jual ini jauh di atas harga eceran jaket tersebut yang berada di bawah US$10.000 atau sekitar Rp178 juta.
Jensen Huang, yang memiliki kekayaan diperkirakan mencapai US$175 miliar atau sekitar Rp3.100 triliun, dikenal kerap mengenakan jaket kulit sebagai ciri khas penampilannya selama hampir dua dekade terakhir.
Jaket yang dilelang ini diketahui pernah dikenakan oleh Huang saat menghadiri sebuah acara di Foxconn, Taipei, Taiwan, pada tahun 2023. Menurut Brahm Wachter, kepala koleksi modern Sotheby's, tingginya harga jual ini mencerminkan keinginan para kolektor untuk memiliki artefak dari era keemasan kecerdasan buatan (AI).
Seluruh hasil penjualan dari lelang jaket tersebut akan disalurkan kepada Edge Institute, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada inovasi. Dana tersebut akan dialokasikan untuk program beasiswa, hibah, dan residensi.
Huang sendiri pernah mengungkapkan dalam sebuah podcast pada tahun 2023 bahwa urusan penata busananya selama ini ditangani oleh istri dan putrinya. Gaya berpakaiannya yang khas ini juga pernah menarik perhatian CEO Meta, Mark Zuckerberg. Pada tahun 2024, Zuckerberg sempat menjadi sorotan ketika bertukar pakaian dengan Huang, sebuah gestur yang mirip dengan tradisi pertukaran jersey antar atlet profesional. Dalam kesempatan lain di atas panggung yang sama, Huang secara spontan memberikan jaket yang sedang dikenakannya kepada Zuckerberg, yang kemudian berkomentar bahwa jaket tersebut menjadi lebih berharga karena pernah dikenakan oleh Huang.